Semalam saya digigit kalajengking, sakit dan perih rasanya. Binatang itu sangat menakutkan buat saya, kecil tapi berbisa. Anehnya, saya tidak ke dokter atau membeli obat, seperti ingin menunggu reaksi apa yang akan terjadi pada tubuh saya. Saya sempat membayangkan saya akan mati esok hari, atau ada bagian tubuh saya yang akan tidak berfungsi. Sampai pagi, tidak terjadi apa-apa pada tubuh saya, semua baik-baik saja. Saya mulai berpikir untuk menguji tubuh saya pada hal-hal lain yang menakutkan. Ternyata tubuh saya kuat luar bisa, tak ada yang perlu dikhawatirkan.
Gue merasa beruntung, mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan hal dalam pekerjaan gue sebagai peneliti. Dari sidang tahunan MPR yang gegap gempita, rapat dengar pendapatnya DPR /DPRD, ketemu para petani, nelayan, kepala desa, dsb. Kemaren, untuk pertama kalinya gue ikut dalam sidang sebuah perkara waris di pengadilan agama mataram. Waktu Mark bilang ke gue bahwa tipikal hakim-hakim pengadilan agama di daerah itu tulus-tulus dan baik, gue tidak segera menerima pendapatnya. Yang ada di kepala gue, hakim pengadilan agama itu pasti patriarki dan bias gender...huhu, parahnya gue. Gue sudah memberikan penilaian tanpa pernah sekalipun berhubungan dengan mereka. Padahal ini adalah satu hal yang paling dilarang saat kita ingin berjaringan, gue ingat betul BS menekankan ini saat sharing pengalaman soal networking (Thanks bip). Sidang kemarin sungguh berharga buat gue, disamping mendapat banyak kenalan dari ibu-ibu yang sedang mendaftarkan perceraian gue juga tau betapa beratnya menjadi hakim...
Comments