Skip to main content

pisang

Gue suka sekali dengan pisang. Pisang punya rasa yang beraneka rupa, ada yang bisa dimakan saat mentah untuk jadi pisang goreng atau kolak seperti pisang nangka, pisang tanduk, pisang lampung. Tapi ada juga yang enak dimakan setelah masak, pisang ambon, pisang susu, pisang raja. Makanan yang terbuat dari pisang juga luar biasa variatif, mulai dari ledre, sale, pisang goreng, pisang molen, kolak, keripik pisang, banana split saat dicampur dengan ice cream dan banyak lagi.

Tapi ada satu hal lagi yang membuat gue suka pisang, yaitu dia buah yang predictable. Kalau kita membeli jeruk, bisa jadi kita spekulasi terhadap rasanya..kadang maniis banget sampe kayak makan gula, or asem banget sampe ngebanyangin aja udah ngilu. Tidak demikan dengan pisang. Dia sangat pasti pada rasanya. Gue belum pernah dikecewakan oleh pisang. Pisang ambon, ya begitu rasanya..manis legit, pisang nangka juga sama. Mereka tidak pernah mencoba menyimpang dari khitah nya. Tidak seperti buah-buah lain yang kadang mencoba-coba untuk berbeda.

Bukan berarti gue tidak suka dengan kejutan rasa, gue suka mencoba-coba makanan, menyenangkan. Tapi ada makanan tertentu yang gue ingin mereka memiliki rasa seperti yang gue duga. Pisanglah yang selalu bisa menjawabnya.

Comments

Popular posts from this blog

Sebuah Sidang

Gue merasa beruntung, mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan hal dalam pekerjaan gue sebagai peneliti. Dari sidang tahunan MPR yang gegap gempita, rapat dengar pendapatnya DPR /DPRD, ketemu para petani, nelayan, kepala desa, dsb. Kemaren, untuk pertama kalinya gue ikut dalam sidang sebuah perkara waris di pengadilan agama mataram. Waktu Mark bilang ke gue bahwa tipikal hakim-hakim pengadilan agama di daerah itu tulus-tulus dan baik, gue tidak segera menerima pendapatnya. Yang ada di kepala gue, hakim pengadilan agama itu pasti patriarki dan bias gender...huhu, parahnya gue. Gue sudah memberikan penilaian tanpa pernah sekalipun berhubungan dengan mereka. Padahal ini adalah satu hal yang paling dilarang saat kita ingin berjaringan, gue ingat betul BS menekankan ini saat sharing pengalaman soal networking (Thanks bip). Sidang kemarin sungguh berharga buat gue, disamping mendapat banyak kenalan dari ibu-ibu yang sedang mendaftarkan perceraian gue juga tau betapa beratnya menjadi hakim...

Menyusuri Jalan Cinta

Bagi insan yang sedang berkasih kasihan, pilihan moda tranportasi bisa menjadi keseruan tersendiri.  Berkaca dari pengalaman, saya termasuk orang yang senang mencoba berbagai alat transportasi saat sedang berkasih-kasihan.  Begini kira-kira perasaan yang mewarnai dalam jalan-jalan cinta saya.  Kereta Api Berpegian dengan kekasih dengan lereta api menghadirkan perasaan yang aneh bagi saya, saat kami berdua merasa memiliki ruang privat sekaligus bersinggungan dengan publik.  Kalau perjalanan di lakukan saat siang hari perasaan yang hadir lebih seperti seolah saya bergandengan tangan dengannya sambil menembus lorong waktu. Saat malam dan tidak terlihat apapun, yang hadir lebih seperti hangat dan nyaman, sesekali mencuri kesempatan mengecup pipi kekasih. Tentu saja kalau penumpang lain sudah mulai tertidur. Sepeda Motor Untuk para laki-laki dan perempuan yang kekasihnya sedang murka, ajaklah ia naik sepeda motor. Ini pengalaman saya, semarah apapun saya den...